Senin, 10 Oktober 2011

Membuat animasi arah dengan Visual Basic


Dengan menggunakan komponen Visual Basic kita akan membuat animasi arah sederhana. Konsepnya sederhana, dengan menekan 1 tombol yang berfungsi sebagai Tombol Start/Stop kita dapat memerintahkan objek arah untuk berputar searah jarum jam.
Langsung saja ya. Pertama sekali, buatlah sebuah form dengan tampilan sebagai berikut.
Form Arah
Form Arah
Komponen yang kita butuhkan adalah Timer, Image1(gambar panah kecil) di copy paste kemudian diganti gambarnya sehingga akan menjadi Image(0) – Image(3) dan Image2(gambar panah besar). Untuk gambar panahnya bisa dicari alternatif lainnya juga di Google ya.
Ok, setelah formnya jadi, berikutnya kita akan membuat listing programnya. Supaya lebih mudah dicoba dan gak susah mikir lama, saya akan tampilkan listing lengkapnya dibawah ini. Gak panjang kok. :)
Berikut listingnya:
Private Sub Command1_Click()
Timer1.Enabled = Not (Timer1.Enabled)
End Sub
Private Sub Timer1_Timer()
Static picnum As Integer
picnum = picnum + 1
If picnum > 3 Then picnum = 0
Image2.Picture = Image1(picnum).Picture
End Sub
Setelah diketik semuanya dengan tepat dan lengkap. Langsung jalankan dan lihat hasilnya

Sejarah visual basic

Bill Gates, pendiri Microsoft, memulai bisnis perangkat lunak dengan mengembangkan interpreter bahasa Basic untuk Altair 8800, untuk kemudian ia ubah agar dapat berjalan di atas IBM PC dengan sistem operasi DOS. Perkembangan berikutnya ialah diluncurkannya BASICA (basic-advanced) untuk DOS. Setelah BASICA, Microsoft meluncurkan Microsoft QuickBasic dan Microsoft Basic (dikenal juga sebagai Basic Compiler).
Visual Basic adalah pengembangan dari bahasa komputer BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code). Bahasa BASIC diciptakan oleh Professor John Kemeny dan Thomas Eugene Kurtz dari Perguruan Tinggi Dartmouth pada pertengahan tahun 1960-an.[2] Bahasa program tersebut tersusun mirip dengan bahasa Inggris yang biasa digunakan oleh para programer untuk menulis program-program komputer sederhana yang berfungsi sebagai pembelajaran bagi konsep dasar pemrograman komputer.
Sejak saat itu, banyak versi BASIC yang dikembangkan untuk digunakan pada berbagai platform komputer,[2] seperti Microsoft QBASIC, QUICKBASIC, GWBASIC, IBM BASICA, Apple BASIC dan lain-lain.
Apple BASIC dikembangkan oleh Steve Wozniak, mantan karyawan Hewlett Packard dan teman dekat Steve Jobs (pendiri Apple Inc.).[2] Steve Jobs pernah bekerja dengan Wozniak sebelumnya (mereka membuat game arcade “Breakout” untuk Atari). Mereka mengumpulkan uang dan bersama-sama merakit PC, dan pada tanggal 1 April 1976 mereka secara resmi mendirikan perusahaan komputer Apple. Popularitas dan pemakaian BASIC yang luas dengan berbagai jenis komputer turut berperan dalam mengembangkan dan memperbaiki bahasa itu sendiri, dan akhirnya berujung pada lahirnya Visual Basic yang berbasis GUI (Graphic User Interface) bersamaan dengan Microsoft Windows. Pemrograman Visual Basic begitu mudah bagi pemula dan programer musiman karena ia menghemat waktu pemrograman dengan tersedianya komponen-komponen siap pakai.[2]
Hingga akhirnya Visual Basic juga telah berkembang menjadi beberapa versi, sampai yang terbaru, yaitu Visual Basic 2010. Bagaimanapun juga Visual Basic 6.0 tetap menjadi versi yang paling populer karena mudah dalam membuat programnya dan ia tidak menghabiskan banyak memori.[2]
Sejarah BASIC di tangan Microsoft sebagai bahasa yang diinterpretasi (BASICA) dan juga bahasa yang dikompilasi (BASCOM) membuat Visual Basic diimplementasikan sebagai gabungan keduanya.[3] Programmer yang menggunakan Visual Basic bisa memilih kode bahasa pemrograman yang dikompilasi atau kode yang harus bahasa pemrograman yang diinterpretasikan sebagai hasil porting dari kode VB.[3] Sayangnya, meskipun sudah terkompilasi jadi bahasa mesin, DLL bernama MSVBVMxx.DLL tetap dibutuhkan. Namun karakteristik bahasa terkompilasi tetap muncul (ia lebih cepat dari kalau kita pakai mode terinterpretasi).[3]
1. Start lalu Pilih Program lalu Pilih Microsoft Visual studio 6.0 lalu Microsoft Visual Basic 6.0














2. Lalu pilih Standard.EXE


















3. Setelah itu akan Muncul Form1



















4. Sebelah Kanan terdapat Toolbox


















Fungsi-fungsi dari masing-masing toolbox diatas yaitu
  1. Ponter sebagai alat meletakan komponen kedalam form.
  2. Label sebagai tempat untuk meletakan dan menampilkan keterengan.
  3. Command button sebagai tombol yang dapat kita tulis syntax.
  4. TextBox sebagi tepat untuk mengisi dan menampilkan keterangan.
  5. Frame sebagai tempat untuk mengelompokan seperti option button dan lain-lain.
  6. Option Button sebagai tempat pilihan dan hanya satu pilihan.
  7. CheckBox sebagi tempat pilihan dan dapat dipilih lebih dari satu.
  8. ComboBox hampir sama dengan option button.
  9. ListBox sebagai tempat menampilkan keterangan.
  10. Timer sebagai waktu yang dapat digunakan untuk pembuatan jam,tgl dan animasi.
  11. Image sebagai tempat untuk meletakan gambar.
  12. Data sebagi penghubung untuk menampilkan Databound Grid pada database Visual data manager.